President’s Annual Speech of 2011

Berita dan Pengumuman


President’s Annual Speech of 2011

Merry Christmas, Happy New Year and Happy Ruwatan,

Assalamu’allaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Saudara-saudaraku,

Mentari pagi kembali menyapa dengan riang, seperti di hari-hari kemarin, sinar yang sama menyapa hati kita, hati yang riang menantang dan mengejar kemajuan serta perubahan.

Menantang dan mengejar karena kalender yang terpampang dimeja kerja kita telah berubah wajah, Tahun Baru 2011 untuk bumi yang semakin menua serta kita semua yang terbawa didalam lingkupnya.

Lurs,

Hari ini kita mulai berkerja lagi dalam suasana batin yang baru, penuh harap dan penuh semangat dalam kegembiraan untuk berjuang menuju kemajuan dan perubahan dalam persatuan.

Tahun 2010, bagi kita putra utama masyarakat Yogyakarta, merupakan tahun yang sarat beban dalam meniti hari harinya, bermacam-macam cobaan datang silih berganti, cobaan kasih ILLAHI maupun cobaan yang sengaja di coba-cobakan oleh anak manusia, Alhamdullillah dengan kematangan tempaan membawa kita bersatu padu dalam menghadapi segala terpaan-terpaan ini.

Keluarga Besar Kolese De Britto kembali menunjukan kelasnya dalam menghadapi cobaaan bencana alam maupun cobaan anak manusia itu, bukan untuk menepuk dada berbangga diri, tetapi dengan segala kesiapan hati dan keteguhan iman, telah menguatkan seluruh anggotanya untuk bersikap, berbagi dan mengulurkan tangan menggapai masyarakat sekitar yang sangat membutuhkan bantuan pada saatnya.

Sebagai anggota masyarakat Yogyakarta di perantauan, kita bahu membahu dengan seluruh kerabat Kolese serta Alumni lainnya, berjuang untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana dan … “Bencana”.

Pekerjaan yang melibatkan diri serta hati seluruh Keluarga Besar Kolese De Britto, hal yang benar benar mencengkam dan memerlukan kekuatan iman, untuk bersama mengayunkan derap langkah menunjukan sikap, serta untuk berbuat nyata bagi sesama.

Saudara-saudaraku terkasih,

Sebagian masalah telah berlalu dan sebagian masalah lagi masih berlaku, ternyata banyak pelajaran yang telah kita dapatkan, sangat beruntunglah kita masih berkesempatan mendapatkan sapaan Kasih Allah.

Alangkah beruntungnya kita Alumni YB berkesempatan mendukung serta mendampingi adik-adik kita yang sedang giat belajar menghadapi kehidupan nyata dengan menerapkan dan sekaligus membuktikan “Semangat Ignasian dan semboyan Man for Others”, semboyan yang selalu terngiang ditelinga dan terpateri dihati sanubari kita semua.

Dengan semangat dan keyakinan atas dukungan itulah mereka dengan gagah berderap melangkah untuk menunjukan sikap kita semua, mereka tanpa segan-segan dan malu-malu berujar dihadapan masyarakatnya serta berdialog dan diliput oleh media-media nasional. Kita mampu memandanginya dalam kebanggaan pula.

Disinilah kekuatan kita, kekuatan yang selalu menyatukan kita dalam menguraikan berbagai masalah serta segala perbedaan untuk bersatu dalam semangat ”Ad Maiorem Dei Gloriam..berfikir dan berkarya untuk meluhurkan nama Allah”

Semua itu ditempakan kepada kita di Kolese De Britto dan sedang diterimakan pula kepada adik-adik ditempat yang sama.

Maka untuk meluhurkanNya, terbetik ide cemerlang dari rekan-rekan di Chapter Yogyakarta untuk mengadakan “Ruwatan”..sebuah tradisi Yogyakarta atau masyarakat Jawa pada umumnya untuk bersyukur karena telah terlepas dari bencana dan memohon perlindunganNya untuk masa masa yang akan datang, sehingga kita semua dapat kembali kepada awal fitrah kita sebagai anak manusia. Peristiwa serupa juga dimiliki oleh masyarakat Melayu yang mereka sebut sebagai “Tepung Tawar untuk men-Jemput Semangat”

Pelaksanaan Ruwatan yang dilakukan dalam suasana Natal sehingga “Anak Maria” pun berkenan hadir diantar becak, dalam acara Manuk Pulang Kandang Alumni YB 27 Des 2010 sebuah acara rutin tahunan yang bernilai khusus bagi para Alumnus YB.

Angka 600 kebanggaan untuk kehadiran para manuks terlampaui, membludak melebihi dari angka 800 Alumni hadir dihari dan waktu yang sama, semua merasa perlu me-ruwat-kan hati masing-masing, dan mengirimkan doa serta harapan dari mereka yang tidak bisa hadir pada waktu itu.

Rekan – Rekan terkasih,

Marilah kita jaga dan kita pelihara makna “Ruwatan” tadi dalam kesatuan kita, lupakan dan hentikan segala perbedaan, mari kita satukan hati kita, kembalilah kepada akar kita, akar dimana “Kita semua berfikir dan berkarya untuk meluhurkan nama Allah demi kebaikan Almamater tercinta Kolese De Britto”

Sebagai merujuk kata bijak yang dilontarkan oleh seorang sahabat Alumnus YB yang mengaku memiliki dua Almamater, pertama di Mertoyudan dan ditamatkannya di kampus jalan Solo 161 Yogyakarta :

“O quam bonum et iucundum habitare fratres in unum: Alangkah Indahnya hidup didalam kasih Persaudaraan”

Selamat berkarya, Selamat Berjuang, kami selalu berada dibelakang panjenengan semua untuk kasih kami pada Almamater kita Kolese De Britto.

Wassallaammu’allaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

God Bless Us.

Haji Datuk Sweida Zulalhamsyah/YB'73