Satu kali lagi Desember, satu kali lagi nuansa sepi menelikung, dan satu kali lagi kerinduan yang sama menyeruak, kerinduan yang sama dengan tahun-tahun yang sudah terlewati.
Gereja itu kecil dan tua, tua sekali, bahkan lebih tua dari orang paling tua di sana. Kecil dan semakin mengecil, karena hutang dan sengketa tanah. Kecil dan tenang, dengan menara lonceng yang tidak terlalu tinggi, kecil, lebih kecil daripada gereja terkecil di kota besar.


Oleh: Yo. Prihardianto JB/III A2/76

